- Perangkat keras (hardware): mencakup peranti-peranti fisik seperti komputer dan printer.
- Perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.
- Prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki.
- Orang: semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.
- Basis data (database): sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.
- Jaringan komputer dan komunikasi data: sistem penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
Pada prakteknya, tidak semua
sistem informasi mencakup keseluruhan komponen-komponen tersebut. Sebagai
contoh, sistem informasi pribadi yang hanya melibatkan sebuah pemakai dan
sebuah komputer tidak melibatkan fasilitas jaringan dan komunikasi. Namun,
sistem informasi grup kerja (workgroup information system) yang melibatkan
sejumlah orang dan sejumlah komputer, memerlukan sarana jaringan dan
komunikasi.
Sumber daya hardware adalah semua
peralatan yang digunakan dalam memproses informasi, misalnya komputer dan
periferalnya, lembar kertas, disk magnetic atau optik dan flash disk (Mulyanto,
2009).
Setelah membandingkan antara
pengertian hardware secara umum dengan pengertian hardware menurut para ahli,
dapat disimpulkan bahwa hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah
ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan istilah instruction set.
Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka
hardware tersebut dapat mekakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh
pemberi perintah.
Secara fisik, Komputer terdiri
dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah
komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila
salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya
proses-proses yang ada di komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk
ke dalam kategori elemen perangkat keras (hardware).
Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi
menjadi :
Input Device (Unit Masukan)
Unit ini berfungsi sebagai media
untuk memasukan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah
guna menghasilkan informasi yang diperlukan
- Keyboard
- Mouse
- Touchpad
- Light Pen
- Joystick
Otak sebuah komputer berada pada
unit pemrosesan (Process Device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU (Central
Processing Unit). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang
selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Pada komputer
mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-processor (pemroses mikro) atau
processor yang berbentuk chip yang terdiri dari ribuan sampai jutaan IC.
- Power Supply (PSU)
- Random Access Memory (RAM)
- Kartu Grafis (VGA)
- Prosesor
- Motherboard
Output device merupakan peralatan
yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang
berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun
dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Hasil pemrosesan tersebut
dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol,
khusus), image (dalam bentik grafis atau gambar), suara, dan bentuk lainnya
yang dapat dibaca oleh mesin (manchine-readable from). Tiga golongan pertama
adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan
terkahir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari
komputer.
- Monitor
- Printer
- Speaker
Storage atau biasa juga disebut
memory adalah suatu tempat penyimpanan atau penampung data dan program. Dapat
juga dikatakan sebagai Electronic Filing Cabinet pada sistem komputer.
Penyimpanan cadangan merupakan penyimapanan semua informasi non aktif didalam
komputer. Ada dua jenis utama alat penyimpanan cadangan yaitu: Serial Accsess,
Contohnya tape drive, dan Direct Access, Contoh disk magnetis, yaitu harddisk,
floppy disk (diskette) yang ini sudah jarang sekali dipakai saat ini, CD/DVD
ROM,
- Tape Drive,
- Magnetic Tape.
- Harddisk (HDD)
Periferal (Unit Tambahan)
Peripheral adalah hardware
tambahan yang disambungkan ke komputer, biasanya dengan bantuan kabel ataupun
sekarang sudah banyak perangkat peripheral wireless. Peripheral ini bertugas
membantu komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh hardware
yang sudah terpasang didalam casing
- Modem
- Sound Card (Kartu Suara)
- Optical Disc Drive
- Uninterruptable Power Supply (UPS)
2. Perangkat Lunak
Perangkat lunak ini dibagi
menjadi tiga golongan yaitu: sistem operasi (contohnya: Microsoft Windows),
bahasa pemrograman (contohnya: Pascal), dan program aplikasi (contohnya:
Microsoft Office).
Sistem Operasi
Software sistem operasi merupakan
suatu software komplek yang mempunyai banyak fungsi. Fungsi yang pertama adalah
untuk mengatur semua perangkat keras komputer yang terhubung dengan CPU. Fungsi
kedua adalah menerjemahkan segala aaktivitas pemakai kepada CPU agar segala
yang diperintahkan oleh pemakai dapat dikerjakan oleh CPU. Fungsi yang ketiga
adalah mengatur semua proses yang terjadi di dalam CPU. Sistem operasi juga
berfungsi sebagai tempat atau platform untuk menjalan suatu software aplikasi.
Saat ini sudah terdapat berbagai
jenis software sistem operasi yang dapat kamu gunakan, di antaranya adalah
Microsoft Windows (Windows 98, Windows 2000, Windows XP, dan Windows Vista) dan
Linux (Mandrake, Ubuntu, dan Redhat).
Bahasa Pemrograman
Bahasa pengrograman (programming
language) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk merancang atau membuat
program sesuai dengan struktur dan metode yang dimiliki oleh bahasa program itu
sendiri. Berdasarkan tingkatannya, bahasa pemrogramman dibagi menjadi tiga,
yaitu:
- Bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language).
Bahasa pemrograman jenis ini
sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahas mesin. Biasanya
yang mengerti haya pembuatnya saja karena isi programmnya berupa kode-kode
mesin.
- Bahasa pemrograman tingkat menengah (midle level language)
Pada bahasa pemrograman tingkat
menengah, penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari. Walaupun
begitu bahasanya masih sulit untuk dimengerti. Yang tergolong ke dalam bahasa
pemrograman tingkat menengah adalah Assembler.
- Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language)
Bahasa pemrograman tingkat tinggi
lebih terstruktur dan mudah dimengerti karena menggunakan bahasa sehari-hari.
Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah Basic, Pascal, Delphi, Visual
Studio, C, C + +, ADA, Java, dab lain sebagainya.
Program aplikasi
Program aplikasi merupakan software yang mempunyai fungsi
khusus sesuai dengan tujuan pembuatnya. Program aplikasi merupakan software
yang banyak digunakan untuk membantu menyelesaikan tugas tertentu, seperti
untuk membuat surat, mendengarkan musik, menonton VCD, menghitung sejumlah
angka, dan masih banyak lagi.
Berdasarkan fungsinya, program aplikasi dibedakan menjadi
beberapa macam, diantaranya adalah program aplikasi pengolah kata, pengolah
angka, pengolah grafis, pembuat presentasi, dan multimedia.
Sebelum kalian dapat menjalankan suatu program aplikasi,
kamu harus menginstall programaplikasi tersebut ke komputermu. Setelah itu,
barulah kamu dapat menggunakan program aplikasi tersebut.
3. Manusia
Manusia diperlukan dalam operasi
sistem informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar
sistem. Pemakai akhir adalah orang yang menggunakan informasi yang dihasilkan
sistem informasi, misalnya pelanggan, pemasok, teknisi, mahasiswa, dosen dan
orang-orang yang berkepentingan.
Sedangkan pakar sistem informasi adalah orang yang mengembangkan dan
mengoperasikan sistem informasi,
misalnya system analyst, developer, operator sistem dan staf administrasi
lainnya(Mulyanto, 2009).
- Operator
Operator, dalam hal ini operator
komputer, mempunyai tugas menggoperasikan komputer dan peralatan pendukung. Ia
bertugas menghidupkan peralatan-peralatan komputer, memuat pita (tape),
meletakkan kertas pada printer, dan tugas-tugas semacam itu. Adagup operator
yang mempunyai tugas dalam pemasukan data biasa disebtre sebagai operator entri
data (data entry operator).
- Analis Sistem (System Analyst)
Analis sistem mempunyai tugas
sebagai antarmuka antara pemakai informasi dengan sistem informasi. Dialah yang
bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi sebuah rancangan
basis data dan aplikasi.
- Pemrogram Aplikasi (Application Programmer)
Pemrogram aplikasi mempunyai
tugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang dipakai dalam sistem
informasi. Aplikasi yang dibuat didasarkan spesifikasi yang dibuat oleh analis
sistem.
- Analis Pemrogram (Analist/Programer)
Analis pemrogram atau biasa juga
ditulis Analis/Pemrogram adalah suatu posisi dalam bagian PDE yang bertugas
sebagai pemrogram dan sekaligus analis sistem. Posisi seperti ini banyak
dijumpai di Indonesia. Dengan alasan bagian komputer masih kecil dan demi
penghematan biaya, seorang analis sekaligus merangkap sebagai pemrogram.
- Administrator Basis Data (Database Administrator / DBA)
Administrator basis data atau
biasa disebut DBA bertanggung jawab terhadap struktur data dalam basis data
yang digunakan dalam organisasi. Dialah yang berperan dalam mendefinisikan
standar data.
- Teknisi Komunikasi Data atau Spesialis Komunikasi Data
Teknisi komunikasi data
bertanggung jawab terhadap masal komunikasi data dan jaringan komputer. Dialah
yang berperan membuat dua komputer tetap dapat bertukar data.
- Teknisi perawatan system
Teknisi perawatan sistem
bertanggung jawab terhadap kelangsung operasi perangkat keras. Jika terjadi
kerusakan seperti pada printer atau monitor, dialah yang akan segera melakukan
penggantian atau pereparasian. Seringkali teknisi ini disebut sebagai “hardware
engineer”.
- Webmaster
Webmaster adalah personil yang
bertanggung jawab terhadap isi halaman Web yang dimiliki oleh organisasi.
- Auditor PDE (EDP Auditor)
Kadangkala suatu organisasi
memiliki atau menggunakan perso yang disebut auditor PDE. Personil ini
mempunyai tanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputer
memenuhi azas-azas akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan dan dalam sistem
terjamin.
4. Basis Data
Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di
dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu
program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat
lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data
disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem
basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah “basis data” berawal dari
ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di
luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang
mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu
dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan
bisnis.
Konsep dasar dari basis data
adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah
basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di
dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili
suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk
mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai
model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah
model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam
bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari
baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika).
Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang
sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan
menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada
koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya
seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management
system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer
menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
- Lingkungan basis data
Lingkungan basis data adalah
sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis
data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua
tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data
mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Masih dalam
lingkungan basis data, pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data,
baik secara fisik maupun logis. (Koh, 2005, dalam Janner Simarmata & Imam
Paryudi 2006: 33).
5. Jaringan Komputer
Jaringan komputer merupakan
sistem yang terdiri dari gabungan beberapa perangkat komputer yang didesain
untuk dapat berbagi sumber daya, berkomunikasi dan akses informasi dari
berbagai tempat.antar komputer yang satu dengan komputer yang lain.
- Manfaat jaringan komputer
-
Berbagi sumber daya / pertukaran data
-
Mempermudah berkomunikasi / bertransaksi
-
Membantu akses informasi
-
Mampu memberikan akses informasi dengan cepat
dan up-to-date
- Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauan
LAN ( Local Area Network)
Local Area Network sering kita
jumpai diperkantoran, kampus, maupun warnet. Jaringan ini dapat menghubungkan
lebih dari 2 komputer di ruangan jarak dekat (terbatas) hingga beberapa KM
saja. Jaringan ini biasanya terdiri dari komputer, printer, dan perangkat
lainnya.
MAN (Metropolitan Area Network)
Sesuai dengan namanya maka jenis
jaringan ini memberikan layanan hingga wilayah yang luas dan kemampuan transfer
datapun berkecepatan sangat tinggi. Wilayah yang dapat menjadi cakupannya
berkisar hingga 50 KM. MAN ini merupakan rangkaian LAN yang berukuran dan
berjarak lebih besar.
WAN (Wide Area Network)
Jenis jaringan ini memberikan
layanan lebih luas lagi dibanding MAN yaitu dapat menghubungkan suatu wilayah
bahkan negara lain. WAN pada dasarnya merupakan kumpulan beberapa LAN yang ada
di beberapa lokasi sehingga dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkannya dan
device itu kita sebut router.
- Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya
Client – Server
Merupakan jaringan komputer yang
dikhususkan sebagai client dan server, layanan ini bisa diberikan oleh 1 atau
lebih komputer.
Peer-to-Peer
Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan topologi
- Topologi Bus
- Topologi Ring
- Topologi Tree
- Topologi Mesh
- Topologi Linier
Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisi
- Jaringan berkabel ( Wired Network)
Jaringan ini mengunakan media
kabel dalam menghubungkan setiap komputer dalam jaringan
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Jaringan ini tidak menggunakan
media kabel sebagai alat pengbungnya, tetapi menggunakan gelombang
elektromagnetik dalam setiap kiriman sinyal informasinya.






















